Oleh: Dewi Anggraini, S.Si., M.App.Sci, Ph.D

RINGKASAN KEBIJAKAN

Langkah strategis antisipasi peningkatan laju penyebaranCovid 19 pada Tahun 2021 di Provinsi Kalimantan Selatan diantaranya: (1) mempertimbangkan peta zonasi risikopenyebaran Covid 19 di daerah sebelum pemberian izin pelaksanaan pembelajaran tatap muka; (2) menunda pembukaan sekolah dengan sistem pembelajaran tatap muka sampai risiko penyebaran Covid 19 di daerah rendah atau tidak ada kasus; (3) memberikan informasi dan bimbingan kepada orangtua terkait proses pendampingan anak selama mengikuti pembelajaran jarak jauh; (4) memberikan informasi dan bimbingan kepada orang tua terkait proses pengawasan ketat terhadap perubahan perilaku dan deteksi dini gejala Covid 19 pada anak dan keluarganya (jika melakukan pembelajaran tatap muka); (5) meningkatkan capaian jumlah testing (spesimen) minimum, yaitu sebesar 1/1,000 penduduk per minggu, untuk setiapkota/kabupaten; (6) meningkatkan kualitas prosesmonitoring, evaluasi dan validasi terhadap pencatatan serta penginputan data hasil testing, tracing dan treatmentsecara terintegrasi ke dalam New All Record (NAR); (7)menggunakan sistem pelacakan kontak erat berbasis teknologi; (8) melakukan komunikasi dua arah yang baik antara pemerintah dengan para pelaku kegiatan ekonomi; (9) penegakan hukum, ketegasan, dan disiplin secara ketat dengan melibatkan para pemuka agama dan tokoh masyarakat; (10) memberikan himbauan kepada masyarakat untuk bersosial media dengan konten yang lebih mendidik, memotivasi dan mengingatkan untuk tidak melakukan mobilitas yang tinggi (jika tidak mendesak); (11) menghimbau para pemimpin daerah, instansi/ unit, pemuka agama dan tokoh masyarakat untuk dapat memberikan suri tauladan yang baik dalam menerapkan protokol kesehatan; dan (12) mengenali karakteristik dan budaya masyarakat lokal dalam melakukan pendekatan dan komunikasi.

Unduh Policy Brief No. 5, Dewi Anggraini